Mendidik dan mengajar menurut KHD adalah ” Proses memanusiakan manusia sehingga harus memerdekakan manusia dan segala aspek kehidupan baik secara fisik.mental,jasmani dan rohani” Dari kutipan ini dapat diambil kesimpulan bahwa seorang pendidik perlu memahami kesiapan dan kebegaraman murid yang ada di dalam kelas. Semua tindakan yang dilakukan oleh guru bertujuan untuk mengakomodir voice,choice , and ownership murid.
Kurikulum yang baik adalah kurikulum yang berpihak pada murid yang menggali potensi yang ada sehingga mereka enjoy pada pembelajaran di dalam kelas itu sendiri. Ketika potensi sudah tergali murid akan mudah mengeluarkan ide kreatif dalam merefleksikan ilmu yang didapat. Potensi murid yang sangat luar biasa biasanya akan mengeluarkan ide yang luar biasa juga tentunya.
Ide mereka
akan keluar pada saat yang tepat. Ide ini keluar sesuai hobi masing -masing. Ada yang hobi menggambar, melukis,
anime,narasi dan lain-lain. Pada saat
presentasi dalam kegiatan pembelajaran murid-murid sebelumnya akan dibagi kelompok
. Setiap kelompok terdiri dari beberapa
orang yang memiliki hobi yang berbeda. Perbedaan
ini di satukan pada satu titik kesepakatan besama. Atau hasil dari kesepakatan
kelompok yang sudah didiskusikan
Sebuah presentasi akan berjalan dengan bagus, asyik dan menarik bagi audience jika cara pemaparannya bagus juga tentunya. Kali ini murid di kelas 7d UPT SMP Negeri 2 Tigaraksa benar –benar sangat kreatif mereka mempresentasikan kerja kelompok dengan menggunakan imajinasi yang ada. Mulai dari peresentasi dengan gambar, narasi dan mind maping . Mereka menggunakan gambar dalam presentasi untuk memudahkan audience mengerti apa yang disampaikan . Singkat ,tepat dan padat dan point terpenting kemasan presentasinya kreatif sehingga bisa memantik semangat murid lain untuk mencari tahu
Jika semua murid memiliki presentasi yang bagus, betapa asyiknya kelas yang diampu. Diskusi berjalan dengan hidup dan ide yang lain akan muncul. Semua murid mengesxplore bakat yang ada. Kelas yang membuat murid interest pada materi yang disampaikan tentunya sudah memanusiakan manusia. Feeling itu akan menjadi modal awal kelas yang melahirkan generasi muda yang bahagia dunia dan akhirat.
Tigaraksa 09012023
15:08PM

Jika guru kreatif, siswa juga ikutan kreatif
ReplyDeleteInspiratif
ReplyDelete