Skip to main content

Why Needed an Evaluation?

 









Dalam menentukan sebuah kualitas suatu pendidikan  di butuhkan sebuah proses sistematis  untuk menilai suatu hal.  Hal tersebut adalah sebuah kegiatan  untuk menilai  kualitas dan efektivitas pendidikan berdasarkan kriteria yang sudah tertuang didalam KOSP  suatu sekolah,dengan kata lain di butuhkan sebuah evaluasi.  Tujuan dari evaluasi ini adalah  untuk mengambl keputusan terbaik ,baik dari segi perbaikan dan peningkatan yang harus dilakukan pada satuan pendidikan.  

Evaluasi penting untuk dilakukan agar peserta didik dan orang tua paham apa yang perlu di terapkan dan di capai dalam proses kegiatan belajar mengajar pada satuan pendidikan. Semua peserta didik memiliki potensi nya masing -masing.   Tidak ada peserta didik yang super hebat.  Semua peserta didik merupakan aset berharga  yang patut di apresiasi. Ada peserta didik yang sosialnya bagus, ada yang emosionalnya bagus ,ada yang languagenya bagus, ada yang spritualnya bagus, dan banyak yang lain.   

Point penting dalam kegiatan belajar mengajar adalah perubahn sikap dan prilaku, bukan berarti kognitif tidak penting, semua terintegrasi satu sama lain.  Sebagai pendidik dan orangtua dari peserta didik perlu paham  bahwa mereka akan meberikan yang terbik sesuai porsinya masing-masing. Tidak positif ketika ada orang tua membandingan  anak dengan anak yang lain.  Character building yang  tangguhlah yang akan menjadi pemenang dalam kehidupan.  Ada banyak anak pintar tapi tidak memiliki good attitude.  Sifat seperti  ini tidak bisa di gunakan dimana saja karena character ini akan berdampak pada  iklim yang  tidak baik.  Beliau akan menjadi leader yang egois jika suatu saat dia ada berkesempatan menjadi seorang leader,enjadi leader yang tidak bertanggung jawab dan banyak lagi yang lain. 

Dengan adanya evaluasi ini tentunya diharapkan  orang tua  tidak menuntut nilai konigtif saja pada anak mereka.   Apapun hasil dari evaluasi belajar mereka, mereka adalah aset orangtua yang harus diaga dan dibanggakan.  Proses yang dijalani dengan konsisten akan menghasilkan result  yang significant untuk progress peserta didik baik di rumah maupun di sekolah. Mari menjadi pendidik dan orang tua yang paham akan  potensi anak. Anak hebat tidak hanya yang pintar matematika saja. semua anak itu pintar

dokpri

Comments

Popular posts from this blog

Akun Guru Inovatif Semakin Creative dan Innovative

  Memiliki akun guru ivovatif merupakan suatu keberuntungan sekali bagi kami para pembelajar masa depan yang ready menghadapi era 5,0.     Salah satu cara mendapatkan akun guru inovatif ini dari beasiswa OGM (Orbit Guru Merdeka).   Ada banyak keuntungan memiliki akun guru inovatif ini.   Salah satunya bisa mengakses Microsoft 365 dimana ada banyak fitur atau aplikasi yang   mensupport para educator untuk ready memberikan yang terbaik pada murid Gen- z Microsoft 365 memiliki banyak aplikasi seperti outlock,word,power point,share point,sway,yammer,visio,one drive,excel,one note, teams,forms,power auto.delve.to do,stream,white board.planner,list,kaizala.project.staff notebook,power apps, class notebook.   Semua fitur ini memudahkan educator   beraksi dan melakukan aksi di dalam kelas.   Kelas yang menggunakan fitur ini akan menjadi lebih hidup dan bisa mengakomodir kelas yang berdiferensiasi dan merdeka   dalam mengajar Microsoft te...

Penguatan literasi

Pembelajaran deep learning berkesadaran mind full ) bermakna ( meaning full) dan menyenangkan (joyfull) Kemampuan literasi ada tiga yaitu  Menemukan informasi Mengintersgasikan /menginterpretasikan  Mengevaluasi/merefleksi Eek. Ekplorasi ,elaborasi dan mengkonfirmasi 6 point penting  literasi Literasi tidak hanya baca tulis Sumber belajar tidak hanya tesks Guru harus memiliki kompetensi litwrasi  Penguatan melalui asesmen  Penguatan melalui proses pembelajaran Penguatan lingkungan kaya text Ada pojok baca sesuai mapel Tugas  guru Perancannaan Pelaksanaan  Penilaian Pengawasan  Capaian pembelajaran Pastian memahami struktur kurikulum  Muatan pelajaran.alokasi waktu beban  pembelajaran Model k-13  mengamati Menanya Mencoba Menalar Mengkomunikasikan Jika waktu ngak cukup Cukup menggunakan metode Pemamfaatan metode Ceramah Tanya jawab Diakusi Demaostrasi Simulasi Penugasan Praktikum Dsb  Teks  informasi.non fiksi Teks sastra ....