Judul : Menulis Dengan Sepenuh Hati
Resume : ke 1
Gelombang : 28
Tanggal : 9 January 2023
Tema : Menulis Setiap Hari
Narasumber ; Dr. Wijaya Kusuma,M.Pd
Hari senin malam jam 19.00 PM kami para pencari ilmu PGRI dari Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) mendapatkan materi pertama oleh bapak Dr. Wijaya Kusuma, M.Pd dengan moderator pak Dail Makruf M.Pd. Adapun tema meeting 1 ini adalah tentang Menulis Setiap Hari. Kenapa menulis itu penting? Karena ada ayat yang memerintahkan orang islam bisa membaca dan menulis. Didalam alquran surat pertama Al Alaq yang berbunyi Iqra artinya bacalah.
Dengan membaca kita banyak tahu akan ilmu yang ada dalam alquran. Tentunya ilmu ilmu lain yang ada di sekitar kita. Semua ilmu pengetahuan sudah ada dalam kitab alquran. Ada banyak mamfaat dalam membaca dan menulis menurut om jaya sapaan akrap yang biasa digunakan untuk narasumber. Diantaranya bisa mengobati diri yang sedang sakit, bisa menjadi penghasilan tambahan, mendapat banyak teman, menambah point kenaikan pangkat dan golongan bagi PNS dan tentunya banyak mendapatkan penghargaan.
Narasumber menyampaikan ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menimbulkan semangat menulis. Perbanyaklah membaca, tulislah apa yang disukai,sering mampir atau berkunjung pada tulisan orang lain, sesuatu yang bagi kita biasa saja mungkin bagi orang lain adalah hal yang luar biasa. Menulislah dengan sepenuh hati, karena tulisan yang sepenuh hati akan dicari. Tidak ada tulisan yang sia-sia. Cerita kita bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Berbagilah maka berbahagilah apalagi berbabagi ilmu. Khairunnas wayan faunnas.
Narasumber lahir di Jakarta tanggal 28 Oktober 1972 aktif di blogger semenjak bertemu dengan kepala SMK yang merupakan blogger ternama. Pada tahun 2008 sekolah beliau mengalami musibah kebakaran. Dibalik musibah ada hikmahnya pada tahun yang sama beliau mendapatkan hadiah 20.000.000. Banyak lagi hadiah yang beliau dapatkan dengan menulis. Dengan menulis juga beliau sampai diundang ke Istana. Om Jay menulis buku tentang TIK bahkan beliau sampai mensuarakan TIK agar masuk kurikulum lagi bersama rekan-rekan seperjuangan beliau. . Buku beliau menjadi best seller pada waktu itu. Sebagai seorang pendidik perlu melek teknologi agar tidak ketinggalan informasi untuk edukasi. Dengan menulis dan tulisan bermakna bisa menembus tembok Istana. Tulisan omjay yang bermakna itulah yang menybabkan beliau sampai diundang ke Istana

Mantap dan ayo semangat terus Bu nurhasanah
ReplyDeletemantull bu
ReplyDeleteSemangat terus sahabat
ReplyDeleteluar biasa _ resume yang lengkap dan enak utk dibaca. Terima kasih sudah berbagi tulisan mari menulis setiap hari
ReplyDeletesalaman.
Luar biasa... perjuangan baru dimulai..
ReplyDeleteSemangat...