Judul :Apa itu KTI?
Resume ke : 4
Gelombang : 28
Tanggal : 16 Januari 2023
Tema : Menulis Buku Dari Karya Ilmiyah
Narasumber : Eko Daryono,S.Pd
Moderator : Nur Dwi Yanti,S.Pd
Karya Tulis Ilmiah adalah sebuah tulisan yang bermakna dan memiliki nilai yang sangat tinggi untuk menggali potensi diri agar berarti untuk Negeri . Hari ini kami peserta KBMN ke 28 mendapatkan materi meeting ke -4 dari bapak Eko Daryono,S.Pd dan dipandu oleh ibu Nur Dwi Yanti,S.Pd. Materi yang di berikan hari ini bertemakan Menulis Buku Dari Karya ilmiyah . KTI Non buku familiar dengan sebutan KTI akademis untuk mendapatkan gelar seperti tugas akhir,skripsi,thesis dan disertasi. KTI hasil penelitian seperti PTK,PTS,best practice,makalah,artikel dan jurnal. KTI berupa ulasan . Adapun KTI buku adalah yang biasa di sebut dengan bahan ajar seperti diktat,modul,buku ajar dan buku referensi. Selai dari itu ada juga di sebut dengan buku pengayaan seperti monografi, buku teks, buku pegangan dan buku panduan. Buku kompilasi juga termasuk pada KTI buku seperti bunga rampai dan prosiding. Buku prosiding adalah kumpulan dari paper akademis yang di publikasikan pada acara seminar akademis.
Menulis
tidaklah semudah yang dibayangkan banyak orang.
Tingkat menulis orang Indonesia sangatlah
rendah .
Samahalnya tingkat baca sangat minim di Negara ini termasuk tingkat
literasi para pendidik. Menurut paparan
Programme for International Students Assesment (PISA) pada tahun 2018 70% siswa
Indonesia memiliki kemampuan baca rendah
dibawah rata-rata. Ketika kemampuan baca
rendah tentunya kemampuan menulis juga jauh dibawah rata-rata. Inilah salah satu kenapa kita perlu belajar menulis. Dengan menulis kita mampu mengadakan penelitian data yang valid agar tulisan kita baik dan benar.
Untuk menulis KTI perlu dipahami beberapa struktur penulisannya. Adapun struktur penulisan KTI adalah sebagai berikut:
HALAMAN AWAL
BAGIAN ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
B. RUMUSAN MASALAH
C. TUJUAN PENELITIAN
D. MAMFAAT PENELITIAN
BAB II KAJIAN TERITIS
A. KAJIAN PUSTAKA
B. HASIL PENELITIAN YANG RELEVAN
C. KERANGKA PEMIKIRAN
D. HIPOTESIS
BAB III METODE PENELITIAN
A. JENIS PENELITIAN
B. TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN
C. SUBJEK PENELITIAN (POPULASI DAN SAMPEL)
D. DATA DAN SUMBER DATA
E. TEKNIK VALIDASI DATA
F. TEKNIK PENGUMPULAN DATA
G. TEKNIK ANALISIS DATA
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN
B. HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA
C. PEMBAHASAN
BAB V PENUTUP
A. SIMPULAN
B. SARAN
HALAMAN AKHIR ( DAFTAR PUSTAKA,LAMPIRAN-LAMPIRAN)
Ada berapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengkonversi KTI menjadi sebuah buku yaitu perhatikan keaslian laporan penelitian. Dalam penulisan KTI hindari kompilasi yang terlalu banyak. Memilah data yang valid sehingga tulisan kita berbobot dan bernilai. Penulis KTI perlu memiliki kemampuan dalam memodifikasi bahasa baku yang digunakan pada penulisan. Minimalisir penggunaan penanda bahasa transisi. Selain dari itu hindari penggunaan kutipan berantai. Pencantuman daftar pustaka merupakan hal yang sangat penting dalam penulisan KTI. Memperhatikan kaidah ISBN. Hal ini berguna untuk kenaikan pangkat bagi PNS dan mendapatkan penghargaan lainnya.

semoga kita menjadi semakin rajin membuat karya tulisilmiah dna kemudian dijadikan buku
ReplyDelete